Tanggapan dan komentar mengenai manfaat dari pasang susuk emas
solusi praktis pasang susuk, aman, nyaman dan efektif

Pasang Susuk secara praktis dan aman 

Saya wanita paruh baya. Usiaku sudah cukup mapan untuk membina sebuah keluarga. Namun sejauh ini saya belum begitu tertarik dengan pernikahan. Entah mengapa, alasan pastinya saya juga kurang mengerti. Mungkin karena pekerjaanku menuntut totalitas yang sangat tinggi sehingga saya tidak punya banyak waktu luang untuk memikirkan hal tersebut. Sementara sepertinya belum ada lelaki yang tertarik dengan kepribadian saya.

Namun bukan berarti saya tidak ingin menikah. Saya seorang Muslimah, dan di Agama saya nikah itu merupakan Sunnah, yang apabila menjalankannya merupakan pahala tersendiri. Setiap harinya saya selalu mengenakan kerudung saat bekerja di kantor. Mungkin hal itu juga yang menyebabkan para  lelaki yang tidak berani mendekati saya secara intensif. Sehingga saya tidak punya banyak teman lelaki.

Keumuman sebagai seorang wanita, saya tidak mungkin mendekati laki-laki terlebih dahulu. Awalnya saya sempat merasa bimbang tentang hukum dari susuk itu sendiri yang banyak digunakan oleh para wanita untuk menarik perhatian laki-laki. Bukanya saya tidak percaya diri, tentang penampilan saya. Sempat juga terbesit untuk memakai susuk seperti wanita yang lain. Namun banyak tokoh Agama yang menganggap bahwa susuk itu haram hukumnya. Terlebih lagi kabar tentang pemakai susuk pasti akan menerima ganjaran yang cukup berat saat mendekati ajalnya.

Dalam hati, saya berpikiran keengganan saya menikah apakah disebabkan oleh perasaan saya sendiri yang tidak pernah didekati laki-laki atau kah memang karena saya berfokus untuk karier. Saya merasa gamang terhadap hidup saya sendiri. Itulah yang membuat saya bertanya-tanya pada diri saya sendiri. Namun semua itu tak kunjung dapat jawaban. Akhirnya atas saran dari teman sekantor saya, saya diperkenalkan dengan Ning Asmara.

Dia sosok yang begitu lembut. Perangainya pun khas wanita Jawa yang penuh sopan santun. Namun begitu ketika saya berada di dekatnya seakan ada magnet tersendiri, meskipun saya juga seorang wanita. Saya pun mulai bercerita tentang kehidupan yang saya jalani. Mulai dari aktivitas saya sehari-hari sampai dengan kegelisahan hati yang sering saya alami.

Dengan jiwanya yang begitu dewasa saya seakan mendapatkan seorang teman curhat yang sekaligus pemberi saran-saran pada setiap langkah yang akan saya tempuh. Pada Akhirnya saya pun mantap dalam menapaki kehidupan saya. Atas pencerahan yang beliau berikan juga, saya memakai Susuk Emas  buah karyanya. Pemahaman saya tentang susuk pun bergeser. Saya tidak perlu lagi ragu ketika ingin menggunakan Susuk. Apalagi pemakainya yang hanya cukup dikonsumsi membuat saya tidak ngeri.

Hampir 2 bulan saya berkonsultasi dengan beliau. Kini berkat arahanya banyak kaum lelaki yang perlahan menjadi teman saya. Bahkan ada yang sudah menyatakan cintanya pada saya. Namun saya masih pikir-pikir. Karena ada kriteria laki-laki yang sesuai dengan harapan saya selama ini, juga sedang mendekati saya.

Dan kabar baiknya adalah, menurut teman kantor saya dia akan segera menyatakan perasaanya pada saya. Tinggal menunggu waktu saja. Dia selalu mencari tahu tentang kehidupan saya. Mulai dari hal-hal yang saya sukai sampai hal yang tidak saya sukai ia tahu semuanya. Itu pun dari teman kantor saya juga.

Saya  tidak lagi ragu membuka pribadi saya apa adanya. Walhasil hari yang saya tunggu pun tiba. Ia menyatakan perasaanya dengan sangat ramah. Saya pun menerimanya dengan penuh cinta. Dan kami memutuskan untuk tidak pacaran namun akan langsung menikah. Makasih Ning Asmara.

 Maghfiroh, Rembang

Maghfiroh88@xxxxx.com